Calvin Verdonk Dean James Bagai Bumi Langit
abang empire

Calvin Verdonk Dean James Bagai Bumi Langit. 2 pemain Timnas Indonesia tampil dengan nasib berbeda di liga Eropa akhir minggu ini. Dean James jadi pahlawan kemenangan Go Ahead Eagles, sedangkan Calvin Verdonk wajib menerima kartu merah dikala membela LOSC Lille.

Go Ahead Eagles menjamu Feyenoord dalam lanjutan Eredivisie di De Adelaarshorst, Senin( 10/ 11/ 2025) dini hari Wib. Pertandingan itu berakhir dengan skor 2- 1 buat tim tuan rumah.

Dean James tampak menonjol pada laga tersebut. Bek kiri berusia 25 tahun itu mencetak gol penentu kemenangan Go Ahead Eagles pada menit ke- 86.

Gol berawal dari aksinya di sisi kanan. James melewati satu pemain Feyenoord saat sebelum membebaskan tembakan keras yang tidak sanggup diduga kiper Timon Wellenreuther.

3 Poin Penting

Gol James menggandakan keunggulan Go Ahead Eagles jadi 2- 0 sehabis lebih dahulu Mats Deijl membuka skor melalui penalti di menit ke- 13. Feyenoord cuma dapat membalas satu gol lewat Tsuyoshi Watanabe di menit ke- 89.

Bonus 3 poin bawa Go Ahead Eagles naik ke peringkat kesembilan klasemen sedangkan Eredivisie dengan 16 poin. Sedangkan Feyenoord tergeser dari puncak serta saat ini menempati posisi kedua dengan 28 poin dari 12 laga.

Pada laga selanjutnya, Verdonk ditentukan absen membela Lille sebab kartu merah yang diterimanya di laga ini. Pemain 28 tahun tersebut total sudah mengemas 13 penampilan di seluruh ajang buat Lille di masa ini dengan sumbangan 2 assist.

Calvin Verdonk Dean James Bagai Bumi Langit
abang empire

Baru Bermain Langsung Dapat Kartu Merah

Sedangkan di Prancis, nasib berbeda dirasakan Calvin Verdonk bersama Lille. Pemain berusia 28 tahun itu menerima kartu merah dikala timnya kalah 0- 2 dari Strasbourg di Stade de la Meinau.

Verdonk masuk selaku pemain pengganti pada menit ke- 85 mengambil alih Romain Perraud. Tetapi cuma 8 menit berselang, dia diusir wasit usai melanggar Martial Godo pada masa injury time.

Kartu merah tersebut membuat Verdonk wajib absen dalam partai berikutnya. Kekalahan ini pula membuat Lille tertahan di peringkat kelima dengan 20 poin dari 12 pertandingan.

Dean James Cetak Gol

Aksi solo run selama nyaris 60 m itu langsung merangsang sorakan meriah dari para pendukung tuan rumah. Tetapi, Feyenoord pernah membagikan perlawanan di menit- menit akhir. Tsuyoshi Watanabe memperkecil ketertinggalan jadi 1- 2 melalui sundulan pada menit ke- 89.

Walaupun terus memencet di sisa waktu, tim tamu kandas membandingkan peran sampai peluit panjang dibunyikan.

Secara statistik, Feyenoord unggul dalam kemampuan bola sebesar 55 persen serta mencatat 13 tembakan ke arah gawang. Tetapi, daya guna serbuan Go Ahead Eagles jadi pembeda di laga ini. Kekalahan ini membuat Feyenoord tertahan di peringkat kedua klasemen sedangkan Eredivisie Belanda dengan 28 poin dari 12 pertandingan. Sedangkan itu, kemenangan berharga ini mengangkut Go Ahead Eagles ke posisi kesembilan dengan 16 poin dari jumlah laga yang sama.

Baca juga: Joao Pedro Bintang di Chelsea vs Wolverhampton

Selebrasi Hormat

Dean James secara otomatis melaksanakan selebrasi hormat usai mencetak gol ke gawang Feyenoord. Belum lama, terungkap alibi di balik selebrasi yang dia jalani tersebut. Dalam laporan yang dibagikan ESPN NL, Dean James mendedikasikan selebrasi hormat buat bapaknya, Roger James.

Baginya, selebrasi hormat ialah wujud penghargaan kepada bapaknya yang dahulu ialah seseorang marinir.“ Selebrasi( hormat) buat bapak aku. Ia tadinya merupakan marinir,” ucap bek kiri Timnas Indonesia itu. Ada pula gol tersebut jadi yang perdana dia jalani di masa ini bersama Go Ahead Eagles. Coba menangkan hadiah besar bersama abang empire link gaming utama untuk bermain dan menang sekarang juga!

Dean James sudah bermain sebanyak 15 pertandingan masa ini di seluruh kompetisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *