Estevao Punya Kesempatan Besar Jadi Bintang. Legenda Chelsea, Gustavo Poyet, memberikan pandangan menarik soal perkembangan Estevao Willian. Ia menyebut pemain muda asal Brasil itu memiliki talenta luar biasa yang bisa membawanya ke level tertinggi.
Estevao memang tampil mengesankan sejak bergabung dengan Chelsea dari Palmeiras pada musim panas 2025. Dalam waktu singkat, pemain berjuluk “Messinho” itu langsung memikat para pendukung The Blues.
Kemampuannya dalam menggocek bola, mencetak gol, dan menciptakan peluang membuatnya jadi pembeda di pertandingan penting. Momen paling berkesan terjadi saat ia mencetak gol kemenangan melawan Liverpool di menit akhir.
Namun bagi Poyet, perjalanan Estevao baru dimulai. Ia menilai agar bisa benar-benar jadi pemain kelas dunia, sang bintang muda perlu meneladani salah satu karakter utama dari Lamine Yamal.
Poyet Terpukau tapi Beri Peringatan untuk Estevao
Gus Poyet tak menampik bahwa dirinya kagum dengan bakat alami Estevao. Mantan gelandang Chelsea itu melihat potensi besar dalam diri sang pemain muda asal Brasil.
Dalam wawancara, Poyet menilai Estevao sudah memiliki segalanya untuk menjadi bintang dunia. Namun, ia mengingatkan bahwa potensi tidak akan berarti tanpa konsistensi dalam performa.
“Dia punya potensi besar. Dia punya segalanya,” ujar Gus Poyet.
“Saya pikir dia bisa menjadi pemain luar biasa, kelas atas, benar-benar top. Sekarang dia hanya perlu melakukannya secara konsisten di setiap pertandingan,” tambahnya.

Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan
Masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-75, Estevao langsung memberi dampak. Sebelum golnya, ia sempat menguji kiper Liverpool Giorgi Mamardashvili, mencatat empat dribel sukses, dan menciptakan dua peluang berbahaya, termasuk umpan silang yang membuat Enzo Fernandez hampir mencetak gol di menit ke-91.
Gol kemenangannya lahir dari kerja sama sederhana namun efektif: Estevao menyambar umpan datar Marc Cucurella di tiang jauh. Meski terlihat mudah, momen itu menunjukkan naluri gol dan ketenangan pemain muda yang sudah lama dijuluki “Messinho” di Brasil.Eks winger Chelsea, Pat Nevin, bahkan menyebut Estevao akan menjadi bintang besar. “Setiap kali Chelsea memegang bola, semua pemain berusaha memberikannya pada Estevao. Itu sudah cukup menggambarkan betapa istimewanya dia,” katanya
“Messinho” Si Penerus Neymar
Sebelum bergabung dengan Chelsea, Estevao mencatat rekor di Brasil dengan 12 gol dan 8 assist saat masih berusia di bawah 18 tahun, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Neymar. Dalam ajang Piala Dunia Antarklub, ia juga dua kali dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan, termasuk saat menghadapi tim Lionel Messi, Inter Miami.
Keputusan Chelsea merekrutnya dianggap langkah brilian, mengalahkan minat klub-klub besar seperti PSG, Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Muenchen. Estevao disebut memilih The Blues karena percaya pada visi klub dan peran penting yang dijanjikan sejak musim pertamanya.
Kini, dengan Cole Palmer absen karena cedera, Estevao memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin. Dan jika performanya terus seperti ini, “Messinho” tampaknya siap menulis babak baru dalam sejarah Chelsea dan Liga Premier.
Adaptasi Cepat di Inggris
Asisten pelatih Chelsea, Willy Caballero, mengungkapkan adaptasi Estevao berjalan cepat meski baru tiba setelah ajang Piala Dunia Antarklub.
“Dia anak yang baik dan pekerja keras. Kami tahu sulit bagi pemain muda pindah negara dan beradaptasi di Liga Premier, tapi dia menunjukkan karakter yang luar biasa,” ujar Caballero.
Pelajaran dari Lamine Yamal untuk Jadi Pemain Elite
Menurut Poyet, sosok Lamine Yamal bisa menjadi contoh ideal bagi Estevao. Pemain muda Barcelona itu dikenal selalu tampil stabil di setiap laga, baik di klub maupun tim nasional Spanyol.
Ia menegaskan bahwa konsistensi seperti itulah yang membedakan pemain biasa dengan pemain kelas dunia. Poyet berharap Estevao dapat meniru etos kerja dan fokus yang dimiliki Yamal di usia muda.
“Sekarang kita bicara tentang Lamine Yamal, dan saat melihatnya, dia tampil di setiap pertandingan,” kata Poyet.
“Dia selalu melakukan sesuatu, bahkan ketika membela tim nasional. Jika kamu bisa bermain di level itu secara rutin, maka kamu sudah berada di sana. Estevao punya potensi untuk sampai ke sana, tapi dia harus melakukannya setiap saat,” ujarnya menegaskan.
Baca juga: Chelsea Boyong Antoine Semenyo Pada 2026
Dukungan dari Di Matteo untuk Estevao
Selain Poyet, Roberto Di Matteo juga memberikan pujian tinggi kepada Estevao. Mantan pelatih Chelsea itu menilai pemain muda Brasil tersebut memiliki kematangan dan profesionalisme di atas rata-rata.
Menurut Di Matteo, kemampuan teknis, kecepatan, dan kreativitas Estevao menjadi modal besar untuk sukses di Premier League. Ia pun berharap publik tidak memberikan tekanan berlebihan agar sang pemain bisa berkembang alami.
“Jangan terlalu memberi tekanan padanya, tapi dia akan menjadi pemain top,” kata Di Matteo.
“Kemampuan teknisnya luar biasa, cepat, dan tidak bisa ditebak. Dia juga punya sikap yang sangat baik, dan keluarganya memberikan dukungan penuh. Saya tidak ragu dia akan menjadi salah satu pemain terbaik dunia,” ujar pelatih asal Italia itu. Rasakan serunya kemenangan besar bersama macan empire link gaming online resmi terbaik saat ini!
