Kiper 18 Tahun Kairat Almaty Berat Lawan Real Madrid. Kairat Almaty harus menerima kenyataan pahit pada matchday kedua Liga Champions 2025/2026. Menghadapi Real Madrid di Stadion Ortalyq, Selasa (30/9) malam WIB, wakil Kazakhstan itu tumbang dengan skor telak 0-5.
Hasil tersebut sejatinya tidak terlalu mengejutkan. Perbedaan kualitas antara kedua tim memang sangat besar. Kairat masih berstatus debutan di pentas Eropa, sedangkan Real Madrid adalah raksasa dengan koleksi 15 trofi Liga Champions.
Dalam laga tersebut, Kylian Mbappe mencuri perhatian lewat hattrick yang ia cetak. Namun, di balik kilau bintang sang penyerang, ada satu nama lain yang seharusnya juga mendapat sorotan: Sherhan Kalmurza.
Remaja berusia 18 tahun itu berdiri di bawah mistar gawang Kairat. Walau kebobolan lima gol, keberaniannya menghadapi serangan dari para pemain top dunia membuatnya tetap meninggalkan kesan positif.
Kairat Almaty adalah juara Liga Kazakhstan dan mereka adalah tim paling Timur dalam sejarah babak grup Liga Champions. Real Madrid harus bertandang jauh dengan modal hasil negatif. Real Madrid baru saja kalah 2-5 dari Atletico Madrid dalam laga La Liga bertajuk Derby Madrid.

Kazakhstan Tembus Liga Champions
Klub asal Kazakhstan itu sukses menembus fase liga Liga Champions 2025/26, setelah melewati jalan panjang di babak kualifikasi dan secara dramatis menyingkirkan Celtic lewat adu penalti.
Sontak saja, meski menelan kekalahan besar, mereka mendapatkan banyak apresiasi dan dukungan di Instagram mereka @f.c.kairat
“Jangan tersinggung sama sekali dengan tim kami, fakta bahwa mereka mencapai Liga Champions sudah menjadi hasil yang baik bagi saya. Musim ini sangat bagus dan Kairat adalah kebanggaan bagi para penggemar dalam hal apa pun,” tulis @theqais****
“Bagus Kairat, terima kasih kepada Anda kami menonton pertandingan yang hebat, maju saja,” timpal @shilik****
“Sebelum menulis komentar buruk, jangan lupa bahwa “Slovan, bukan Celtic, tapi Real Madrid”. Kedatangan Real Madrid di Kazakhstan adalah kemenangan bagi kami. Kuning dan hitam ada di hatiku,” tambah @je14***
Melansir ANTARA, Pada pertandingan ini, Real Madrid meraih kemenangan atas Kairat Almaty berkat tiga gol dari Kylian Mbappe, lalu masing-masing satu gol Eduardo Camavinga dan Brahim Diaz, demikian catatan UEFA.
Kemenangan telak ini mengantarkan Real Madrid menempati posisi pertama klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan enam poin dari dua pertandingan.
Di sisi lain, kekalahan membuat Kairat Almaty semakin terbenam di dasar klasemen tanpa memiliki poin setelah melalui dua pertandingan.
Tugas Berat di Usia Belia
Sherhan Kalmurza tidak tampil pasif saat menghadapi gempuran Real Madrid. Sepanjang laga, ia mencatat tujuh penyelamatan penting yang menunjukkan kualitas serta potensinya sebagai penjaga gawang muda. Statistik itu setidaknya menjadi penyeimbang dari catatan kebobolan lima gol.
Situasi yang ia jalani tentu sangat menantang. Dengan pengalaman minim, Kalmurza dipaksa menjaga gawang Kairat di ajang sebesar Liga Champions.
Lebih sulit lagi, lawan yang dihadapinya bukan penyerang biasa. Ia langsung berduel dengan Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, dua sosok yang masuk jajaran penyerang terbaik di dunia saat ini.
Rekor di Usia 18 Tahun
Nama Sherhan Kalmurza sejatinya mulai dikenal sejak debutnya di Liga Champions melawan Sporting Lisbon, Jumat (19/9/2025) dini hari WIB. Pada kesempatan itu, ia mencatat sejarah dengan berhasil menggagalkan eksekusi penalti.
Menurut catatan UEFA, Kalmurza yang saat itu berusia 18 tahun 96 hari, menjadi kiper termuda ketiga yang tampil di ajang Liga Champions.
Kiper muda Kazakhstan tersebut juga tercatat sebagai pemain termuda kedua yang berhasil menahan penalti, hanya kalah dari Mile Svilar. Kiper Benfica itu melakukan aksi serupa pada usia 18 tahun 65 hari saat menghadapi Manchester United pada 2017 silam.
Adapun Kairat mencatat sejarah lolos ka babak utama Liga Champions. Mereka menelan kekalahan 1-4 bertandang ke Sporting CP pada pertandingan pertama pekan lalu.
Secara statistik Real Madrid unggul atas Kairat Almaty pada pertandingan ini dengan 68 persen penguasaan bola dan melepaskan 20 tendangan yang 12 di antaranya tepat sasaran.
Madrid mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu ketika laga dimulai dan sempat memberikan ancaman melalui tendangan Kylian Mbappe yang dapat ditepis kiper Kairat Sherkhan Kalmurza.
Los Blancos memiliki peluang emas untuk unggul terlebih dahulu setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti karena Franco Mastantuono dilanggar Kalmurza di kotak terlarang.
Baca juga: Akankah Inter Milan Mendominasi Lawan Slavia?
Lawan di Liga Champions
Lawan yang baru pertama kali tampil di putaran utama Liga Champions itu tidak mampu mengimbangi kualitas El Real. Kairat sebenarnya mencoba memberikan perlawanan lewat beberapa pemain muda.
Mbappe membuka keran golnya pada menit ke-25 melalui eksekusi penalti. Dia menambah gol keduanya di awal babak kedua setelah memanfaatkan umpan panjang Thibaut Courtois. Striker timnas Prancis itu dengan tenang melakukan chip melewati kiper lawan.
Gol ketiga sekaligus hattrick datang di pertengahan babak kedua melalui penyelesaian tajam setelah menerima umpan dari Arda Guler.
Madrid tak berhenti sampai di situ. Camavinga yang masuk sebagai pemain pengganti mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan pada menit ke-83 lalu Brahim Diaz menutup pesta dengan gol kelima di masa injury time. Berkat kemenangan itu, Madrid naik ke puncak klasemen sementara grup. Mainkan serunya bersama raja botak link alternatif online terbaik saat ini!
